Manajemen Sumber Daya Manusia

on Jumat, 08 Februari 2008

Management berasal dari kata manus yang berarti tangan/menangani
Management dapat diartikan getting things well done through other people in order to achieve some expected goals.
Well done merupakan standar dash yang dinamis, dapat diukur, bersifat competition dan levelling up.
Well done juga berarti good to be better and the best in that level.
Ex: koki di hotel Shangrilla sama hebatnya dengan koki di seluruh dunia.
Manajemen tidak terlepas dari decission making dan transforming pikiran.
Oleh sebab itu dibutuhkan willingness dan ability.
Ability terbagi menjadi 2 yaitu actual ability dan potential ability.
Human resource management ialah proses untuk membuat manusia lebih manusia.
HRM berperan untuk mengubah potential ability menjadi actual ability.
HRD merupakan servant terhadap organisasi, jadi berperan untuk menciptakan orang-orang yang sesuai dengan oraganisasi.
Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang sejarah perusahaan, tujuan perusahaan, gambaran, figur, image dari organisasi.
Selain willingness dan ability, hal lain yang tidak kalah penting ialah value, seperti tangguh, tekun, teliti, respect, fair untuk dituding bahwa dia salah, komunikasi bagus, rendah hati, mau dilatih, mau kerja sama, bukan orang yang bertahan, reflektif, punya nilai-nilai.
Human berkaitan dengan sesuatu yang baik, seperti kata cerdas.
Ex: Ia cerdas menipu (salah)
Ia pandai menipu (benar)
HRD harus membangun suatu karakter.
Perilaku manusia dibagi menjadi
1. trader -> pokoknya untung
2. businessman -> sosio-economic aspec
3. industrialist -> sosio-cultural-economic

Review
Human : nilai-nilai yang baik melekat pada manusia universal
Resources : sumber yang tidak habis-habisnya
HRM : MHR in earliest time at ceiling (secepat-cepatnya & setinggi-tingginya)
Seringkali, guna mencapai definisi tersebut, ada reengineering dan akselerasi sebagai rekayasa namun semuanya hrus bernilai dan untuk melakukan itu perlu proses liberalisasi dalam artian melakukan sesuatu sejauh-jauhnya dan secepat-cepatnya.
Namun dalam kenyataan tidaklah demikian karena ada rule-rule tertentu, perbedaan senior dan junior, mayoritas dan minoritas.
Di atas segalanya pendidikan untuk kehidupan adalah hal yang paling penting dalam HRM.

0 komentar: